JAKARTA - Pertumbuhan pasar ponsel pintar dan tablet
makin menggila. Mulai dari kalangan pebisnis sampai kalangan pelajar,
sebagian besar terjangkit tren gadget multifungsi tersebut. Ini bukan
tanpa resiko.
"Mulai tahun ini ada satu statistik dari CNN, PC
user di seluruh dunia berjumlah sekira 80 juta, sedangkan smartphone
user berjumlah sekira 105 juta. Ini berarti munculnya risiko keamanan
baru," kata Gun Suk Ling, Director Corporate Sales for APAC, Kaspersky
Lab, ditemui di Hotel Le Meridien, Jakarta.
Menurutnya,
risiko keamanan baru muncul seiring dengan makin banyaknya pengguna
ponsel pintar, karena belum tumbuhnya kewaspadaan akan kemungkinan
serangan malware pada ponsel pintar.
Contohnya di dalam gadget
berbasis Android, Peter M. Beardmore, Senior Director of Product
Marketing Kaspersky Lab mengatakan, "Hanya dalam selang waktu 4 bulan,
malware untuk Android telah meningkat 4 kali lipat."
Malware bisa
saja bersembunyi di dalam gadget tersebut, sedangkan tren konsumerisme
IT yang sedang terjadi belakangan telah mendongkrak jumlah pengguna
gadget tersebut. Di antaranya, banyak juga yang menggunakan ponsel
pintar dan tablet sebagai peranti kerja, termasuk menghubungkan gadget
tersebut pada PC atau server perusahaan untuk mengakses data.
By. Okezone
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar