JAKARTA - Kejahatan dunia maya berkembang seiring
dengan majunya teknologi informasi. Malware dan software sistem keamanan
seolah berlomba untuk menumbuhkan inovasi masing-masing. Di tengah
maraknya sistem komputasi awan belakangan ini, nampaknya mengharuskan
antivirus turut mengadopsinya.
Ketika ditemui di Hotel Le
Meridien, Jakarta. Gun Suk Ling, Director Corporate
Sales for APAC, Kaspersky Lab mengatakan, "Pada tahun 2007, ada 5
malware baru muncul setiap 2 menit. Pada tahun 2011, ada 1 malware
muncul setiap 1,2 detik."
Salah satu perusahaan security software
terbesar dunia ini, saat ini tengah meluncurkan solusi terbarunya untuk
menghadapi masalah tersebut. Sistem keamanan yang disebut sebagai
Kaspersky Endpoint 8 & Security Centre 9 besutannya, mengadopsi
sistem cloud ke dalam database virus Kaspersky.
"Kami melakukan
riset, bicara pada pelanggan dan industri, menanyakan apa masalah yang
mendasar dan menyusun apa yang bisa kami lakukan. Kami melihat malware
semakin bervariasi dan jadi makin berbahaya," terang Peter M. Beardmore,
Senior Director of Product Marketing Kaspersky Lab.
"Produk ini terhubung dengan database keamanan Kaspersky dan menggunakan sistem cloud," tambahnya.
Dengan
sistem keamanan yang terhubung pada cloud, Peter mengatakan, pengguna
akan memperoleh manfaat dari pengumpulan informasi secara real time,
penambahan sekira 1.000.000 file yang setiap hari, dan sekira 50 juta
pengguna lain yang terintegrasi dalam sistem tersebut.
By. Okezone
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar